10 Peristiwa Penting di Bulan Muharram

10 Peristiwa Penting di Bulan Muharram 10 Peristiwa Penting di Bulan Muharram

Bulan Muharram merupakan bulan pembuka dalam kalender Hijriah sekaligus salah satu dari empat bulan suci (asyhurul hurum) dalam Islam. Bulan ini secara khusus disebut sebagai Bulannya Allah (syahrullah). Julukan ini menandakan bahwa Muharram memiliki kedudukan yang sangat istimewa di sisi Allah SWT dibandingkan bulan-bulan lainnya.

Keistimewaan tersebut tidak lepas dari catatan sejarah, di mana banyak mukjizat besar dan peristiwa penting para nabi terjadi pada bulan ini, khususnya pada hari Asyura (10 Muharram). Untuk mendalami keutamaan bulan ini, Anda bisa menyimak kumpulan artikel seputar Muharram yang sarat akan makna spiritual.

Daftar Peristiwa Bersejarah di Bulan Muharram

Berikut adalah 10 peristiwa bersejarah penting di bulan Muharram yang dirangkum dari berbagai dalil Al-Qur’an dan kitab ulama:

1. Allah SWT Menerima Taubat Nabi Adam AS

Setelah diturunkan ke bumi akibat memakan buah khuldi karena tipu daya Iblis, Nabi Adam AS dan Siti Hawa terus memohon ampunan. Atas kemurahan Allah SWT, taubat Nabi Adam AS resmi diterima pada hari Asyura (10 Muharram). Peristiwa ini diabadikan dalam Al-Qur’an:

“Kemudian Adam menerima beberapa kalimat dari Tuhannya, maka Allah menerima taubatnya. Sesungguhnya Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang.” (QS. Al-Baqarah: 37)

2. Selamatnya Nabi Nuh AS dari Banjir Bandang

Nabi Nuh AS dan para pengikutnya yang beriman diselamatkan dari bencana banjir besar yang menenggelamkan kaum kafir. Menurut riwayat sejarawan Islam seperti Imam Ibnu Katsir, kapal Nabi Nuh AS bersandar di Gunung Judi dan mereka semua keluar dengan selamat dari kapal tepat pada tanggal 10 Muharram.

3. Nabi Ibrahim AS Selamat dari Kobaran Api

Raja Namrud pernah menghukum Nabi Ibrahim AS dengan cara dibakar hidup-hidup karena dakwah tauhidnya. Namun, Allah SWT menurunkan mukjizat berupa api yang mendadak dingin dan menyelamatkan Nabi Ibrahim AS pada bulan Muharram.

“Kami berfirman: ‘Hai api menjadi dinginlah, dan menjadi keselamatanlah bagi Ibrahim’.” (QS. Al-Anbiya’: 69)

4. Diturunkannya Kitab Taurat kepada Nabi Musa AS

Bulan Muharram juga menjadi saksi sejarah turunnya Kitab Taurat sebagai petunjuk bagi Bani Israil. Momentum ini juga menandai saat Nabi Musa AS diberikan mukjizat dapat berbicara langsung dengan Allah SWT, sehingga beliau mendapat gelar Kalimullah.

“Dan Kami berikan kepada Musa kitab (Taurat) dan Kami jadikan kitab Taurat itu petunjuk bagi Bani Israil…” (QS. Al-Isra’: 2)

5. Bebasnya Nabi Yusuf AS dari Penjara

Akibat fitnah keji dan rekayasa hukum terkait istri perdana menteri, Nabi Yusuf AS sempat mendekam di balik jeruji besi. Kebenaran akhirnya terungkap dan Nabi Yusuf AS dibebaskan dari penjara pada 10 Muharram, yang kemudian mengantarkannya diangkat menjadi perdana menteri Mesir.

6. Kesembuhan Nabi Ayyub AS dari Penyakit Kulit

Nabi Ayyub AS diuji oleh Allah SWT dengan kehilangan harta, anak, serta menderita penyakit kulit yang parah selama bertahun-tahun. Pada 10 Muharram, Allah SWT memerintahkannya menghentakkan kaki ke tanah, lalu muncullah mata air mukjizat yang menyembuhkan total penyakit beliau.

“(Allah berfirman), ‘Hentakkanlah kakimu, inilah air yang sejuk untuk mandi dan untuk minum’.” (QS. Shad: 42)

7. Selamatnya Nabi Musa AS dari Kejaran Firaun

Peristiwa terbelahnya Laut Merah terjadi pada 10 Muharram. Allah SWT menyelamatkan Nabi Musa AS beserta Bani Israil, sekaligus menenggelamkan Firaun dan tentaranya. Peristiwa ini menjadi dasar mengapa umat Islam disunnahkan melaksanakan Puasa Asyura sebagai bentuk rasa syukur.

8. Keluarnya Nabi Yunus AS dari Perut Ikan Paus

Setelah sempat meninggalkan kaumnya dalam keadaan marah dan terombang-ambing di lautan, Nabi Yunus AS ditelan oleh ikan paus. Beliau terus bertasbih memohon ampunan di dalam kegelapan perut ikan, hingga akhirnya Allah SWT mengeluarkan beliau dengan selamat di pesisir pantai pada tanggal 10 Muharram.

9. Nabi Isa AS Diangkat ke Langit

Ketika kaum kafir dari Bani Israil mengepung dan berniat membunuh Nabi Isa AS, Allah SWT menyelamatkannya dengan cara mengganti rupa orang lain (Yudas) agar serupa dengan Nabi Isa untuk disalib. Sementara itu, Nabi Isa AS sendiri diangkat langsung oleh Allah SWT ke langit pada hari Asyura.

“Tetapi (yang sebenarnya), Allah telah mengangkat Isa kepada-Nya. Dan Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” (QS. An-Nisa: 158)

10. Istimewanya Pengampunan Dosa Nabi Muhammad SAW

Muharram memegang reputasi agung karena statusnya sebagai Syahrullah (Bulan Allah). Melalui momentum bulan suci ini, penegasan mengenai kemuliaan Nabi Muhammad SAW serta pengampunan dosa-dosa yang telah lalu dan yang akan datang menjadi bagian dari keberkahan spiritual yang melingkupi umat Islam secara keseluruhan.

Kesimpulan

Rentetan peristiwa besar di atas membuktikan bahwa bulan Muharram bukan sekadar penanda pergantian tahun baru dalam kalender Hijriah. Bulan ini adalah ruang refleksi yang sarat akan pesan perjuangan, kesabaran, dan kemukjizatan.

Melalui pemahaman sejarah ini, umat Muslim diharapkan dapat mengambil pelajaran hidup untuk memperkuat iman dan meningkatkan kualitas ketakwaan kepada Allah SWT.